Kerugian yang Akan Dihadapi Ketika Menjalankan Bisnis Properti Tanah

Kerugian yang Akan Dihadapi Ketika Menjalankan Bisnis Properti Tanah

Kerugian yang Akan Dihadapi Ketika Menjalankan Bisnis Properti Tanah

Dintep / July 4, 2019

Jual beli tanah adalah salah satu bisnis properti yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki kepercayaan yang tinggi akan keuntungan yang akan mereka dapatkan ketika menjalankan bisnis jual beli tanah. Harga tanah yang selalu meningkat setiap tahunnya menjadi alasan utama mengapa masyarakat memiliki kepercayaan yang tinggi akan keuntungan yang akan mereka raih ketika berbisnis jual beli tanah. Masyarakat dapat menjual tanah dengan harga yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga beli tanah tersebut. Meskipun mampu mendatangkan keuntungan yang berlipat, bisnis jual beli tanah ternyata memiliki resiko yang cukup besar. Resiko ini jika tidak diperhatikan dengan baik tentunya akan mendatangkan banyak kerugian bagi masyarakat yang memilih bisnis properti tanah.

Salah satu kerugian yang akan dialami oleh masyarakat ketika berbisnis properti tanah adalah penjualan tanah dalam waktu yang cepat. Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, tanah akan memiliki harga jual yang tinggi setiap waktunya. Harga jual yang mahal tersebut tentunya tidak akan diperoleh ketika tanah dijual dalam waktu cepat dan memiliki jarak waktu pembelian tanah yang dekat. Semakin lama tanah dijual, semakin tinggi pula harga jual tanah yang dapat diberlakukan. Untuk itulah, masyarakat sebaiknya tidak menjual tanah dalam waktu dekat guna mendapatkan keuntungan yang berlipat. Kerugian atau kendala lain yang akan dihadapi oleh masyarakat pada saat menjalankan bisnis properti tanah adalah perputaran laba yang lama. Penjualan tanah tidak semudah seperti menjual baju dan makanan. Penjualan tanah membutuhkan proses yang panjang sehingga tanah dapat diklaim oleh pemilik baru. Proses penjualan tanah yang lama dapat terjadi lantaran penawaran harga tanah yang mahal dan lokasi tanah yang kurang strategis. Dari proses penjualan tanah yang membutuhkan banyak waktu, laba atau keuntungan dari penjualan tanah juga harus menunggu waktu yang lama hingga tanah berhasil dijual.

Tanah yang belum berhasil dijual biasanya akan disalahgunakan oleh orang lain. Apalagi jika tanah yang dijual berada jauh dari lokasi pemilik, kesempatan tanah digunakan oleh orang lain sangatlah besar. Ketika tanah lapang yang dimiliki tidak diawasi dengan benar, tanah tersebut dapat saja digunakan sebagai lokasi untuk bermain. Lalu, bagaimana jika tanah tersebut digunakan untuk membangun bangunan oleh orang lain? Pemilik tanah tentunya akan merugi dan harus melakukan tindakan tertentu untuk menyelesaikan masalah mengenai bangunan liar yang berdiri di atas tanah mereka. Tidak hanya mengeluarkan banyak tenaga dan upaya, masyarakat harus mengeluarkan banyak waktu untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan tanah mereka. Tanah yang terbengkalai dan tidak dapat dijadikan aset produktif menjadi kendala lainnya yang harus dihadapi oleh pelaku bisnis properti tanah. Hal tersebut dapat terjadi karena tanah yang terbengkalai tidak dapat mendatangkan pemasukan dan masyarakat harus membayarkan pajak atas tanah yang terbengkalai tersebut.

Leave a Reply

iac2006.com